Rangkuman Diskusi Artikel: The qalb sense and its implication
Hasil Diskusi: the qalb sense and its implication oleh: Muhibbin Syah. Dirangkum oleh Syarifah Aini. Kosa kata Arab “qalaba” berarti membalik atau memutar posisi sesuatu. Secara fisik dan sebagai nomina “qalb” berarti jantung bukan hati seperti pada istilah “penyakit jantung” (i’tilal al-qalb/marad al-qalb). Terdapat perbedaan yang signifikan antara pengertian fisik dan psikis kata qalb. Sebagai istilah fisik, qalb bermakna jantung, sedangkan sebagai istilah psikis qalb dapat bermakna inteligensi, akal atau ingatan.
Selanjutnya, al-Baqarah ayat 7, al-Baqarah ayat 10, al-Hajj ayat 46, dan al-‘Araf ayat 179 mengisyaratkan pengertian qalb sebagai “fungsi mental” dan “fungsi kognitif” manusia. Oleh karena itu, pengetahuan dan keterampilan keberagamaan sangat dianjurkan untuk ditanamkan ke dalam otak siswa, bukan jantung/hati siswa. Dalam menanamkan pengetahuan dan keterampilan keberagamaan, juga pengetahuan dan keterampilan lainnya, diperlukan adanya strategi pengembangan wilayah kognitif para siswa (yang akan berpengaruh terhadap wilayah afektif dan psikomotor) sekaligus mengembangkan potensi qalb mereka melalui pendidikan keagamaan di sekolah, madrasah dan pesantren.
Simpulan Hasil Diskusi:
- Kata qalb dapat bermakna fisik dan psikis. Makna fisik qalb jantung, sedang manka psikisnya sistem memori atau akal.
- Qalb yang bermakna jantung terdapat dalam dada sebelah kiri, sedangkan qalb yang bermakna sistem memori terpusat di dalam otak sebagai menara kontrol semua kegiatan jiwa-raga manusia.
- Qalb dan juga fuad yang dimaksud dalam kitab suci Al-Quran diperkirakan mengandung makna akal/sistem memori manusia sesuai dengan konotasi makna dan orientasi ayat-ayat yang berkaitan dan fenomena psikologis serta referensi yang dapat dipercaya.
- Sistem memori (akal manusia) terdiri atas tiga bagian, yakni: (1) Sensory Register/syaraf mata, telinga, kulit, dan pengecap yang menangkap dan mengirimkan impuls-impuls atau rangsangan informasi ke otak; (2) Short Term Memory/STM (sub-akal jangka pendek yg mengolah informasi dari sensory register); dan (3) Long Term Memory/LTM (sub-akal jangka panjang/permanen yg menyimpan informasi/pengetahuan hasil olahan STM).
- Kata qalb yang berarti jantung harus tetap berlaku dalam menunjukkan organ fisik manusia atau hewan (kera, kucing, sapi, ikan, dsb) yang sangat vital dan berfungsi sebagai “mesin” pemompa dan pengedar darah ke seluruh tubuh termasuk ke otak.
Demikian. Semoga bermanfaat!
Kontributor utama:
Mu’tashim Bilhaq
Ameer M Husein
Muhibbin Syah
Deni Nursamsi
Khifdzi Asytary
Ujang Almalik
Syarifah Aini
Noor Azida
Kontributor penunjang:
Nanang Bagus Subekti
Dyah Salsabiel Sabiel
Momon Sudarma
Najamuddin Kgs
Ana Trisnawati
Ain Basuki
Kang Ajat
- Sejak 5 Mei 2012, PaGI hadir juga dalam versi mobile.
- Ucapan terima kasih jika Anda berkenan klik LIKE di kotak LIKE Facebook di bagian kanan atas! (Hanya di versi dekstop).
- Ucapan terima kasih jika Anda berkenan share artikel blog ini melalui jejaring sosial Anda.






Terima uni Syarifah Aini. Anda telah berhasil membuat artikel berbahasa Inggris Prof Muhibbin Syah menjadi lebih mudah difahami. Selain itu, anda juga telah berjasa merangkum dan menyimpulkan hasil diskusi kami.
Pak Ujang Almanik, semoga yang kita lakukan ini mengobati kerinduan dan kehausan teman-teman dengan budaya akademik yang selama terkesan ditinggalkan. Budaya kerja kita sebatas urusan formalitas dan administrasi. Semoga PaGI akan berbeda dengan forum guru lainnya.
Salam
Nanang B Subekti